Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Berbagi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Pedoman bidang jalan dan jembatan

Standar dan Pedoman Bidang Jalan dan Jembatan Sebagai peneliti di Pusat Penelitian dan Pengembangan Jalan dan Jembatan (PUSJATAN) Kementerian PUPR, salah satu tugas saya di institusi ini selain melakukan penelitian dan pengembangan teknologi jalan dan jembatan adalah menyusun NSPM (Norma, Standar, Pedoman, dan Manual). Hal ini dilakukan untuk memudahkan tahapan konstruksi jalan dan jembatan, baik dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, hingga operasional dan pemeliharaan. Beberapa standar SNI maupun Pedoman ini mungkin tidak sulit ditemukan di beberapa situs di internet, namun alangkah baiknya jika dokumen standar maupun pedoman yang kami miliki dapat diakses dan dimanfaatkan oleh siapa saja untuk kemajuan konstruksi jalan dan jembatan di Indonesia. Selamat mengunduh! catatan :  isi dari halaman ini akan diperbaharui setiap ada perkembangan standar dan pedoman bidang jalan dan jembatan terbaru, dan terbuka bagi rekan-rekan yang ingin menyumbangkan konten halaman ini...

ASEAN Economy Community (AEC): Siapkah Infrastruktur Jalan dan Jembatan Indonesia?

ASEAN Economy Community Dalam Konferensi Tingkat Tinggi IX ASEAN yang diselenggarakan di Bali, Indonesia, pada 7 Oktober 2003, disepakati Deklarasi ASEAN Concord II. Dalam deklarasi tersebut, disepakati beberapa komitmen, diantaranya adalah mengenai ASEAN Economic Community (AEC) yang semula akan dilaksanakan pada tahun 2020, kemudian disepakati untuk dipercepat menjadi tahun 2015. AEC bertujuan untuk mengintegrasikan ekonomi regional di kawasan ASEAN. Dalam dokumen ASEAN Economic Community Blueprint yang diterbitkan Sekretariat ASEAN di Jakarta pada Januari 2008, disebutkan karakteristik dan elemen-elemen yang harus terpenuhi dalam pembentukan AEC, diantaranya adalah (a) basis produksi dan pasar tunggal, (b) kawasan ekonomi yang sangat kompetitif, (c) kawasan perkembangan ekonomi yang adil, (d) kawasan yang terintegrasi penuh dengan ekonomi global. Masing-masing karakteristik AEC tersebut, memiliki elemen-elemen inti terkait aksi yang dapat dilakukan masing-masing negara untuk mem...

Pengalaman Diklat Jabatan Fungsional Peneliti Tingkat I

Menjadi peneliti Menjadi seorang peneliti mungkin tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Cita-cita saya sedari kecil memang berubah-ubah seiring saya tumbuh, contohnya ingin menjadi pilot, pegawai IPTN, tentara, dan terakhir insyinyur. Saya pun akhirnya menjalani jalur pendidikan untuk menjadi insyinyur (engineer) sampai menyelesaikan pendidikan S-1 dan S-2 Teknik Sipil bidang Rekayasa Struktur. Saya hanya menyukai hal-hal mengenai jembatan, yang selalu menjadi daya tarik tersendiri, karena bentuk-bentuk jembatan yang indah, fungsi jembatan yang sangat bermanfaat, dan saat SMA, hal yang saya bayangkan jika saya dapat menjadi insyinyur, maka saya akan dapat mendesain dan membangun jembatan. Bekerja di bidang jembatan setelah saya lulus menjadi hal yang sangat saya inginkan, karena sesuai bidang pendidikan dan tentunya minat saya. Akhirnya, saya memilih berkarir sebagai PNS di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada tahun 2014, dan ditempatkan di Puslitbang Jalan dan Jembatan, kemudian...

WIM Bridge (B-WIM): Jembatan timbangan beban kendaraan tanpa perlu berhenti

Catatan: Sebelum baca tulisan ini, ada baiknya membaca tulisan saya sebelumnya mengenai Weigh-In-Motion (WIM) di sini . Weigh-In-Motion (WIM) Seperti yang telah diuraikan pada tulisan tersebut, Weigh-In-Motion (WIM) adalah sebuah metode pengukuran beban kendaraan yang dapat dilakukan ketika kendaraan dalam kondisi bergerak. Teknologi WIM ini adalah perkembangan terbaru dari pengukuran beban kendaraan yang selama ini dilakukan secara statis, yaitu mengukur beban kendaraan dalam kondisi berhenti di suatu lokasi pengukuran beban statis yang biasa disebut jembatan timbang. WIM Bridge Nah secara sederhana, WIM Bridge (umumnya disebut B-WIM) adalah jembatan yang berfungsi sebagai timbangan secara dinamis, dengan melakukan pemasangan instrumen sensor respon jembatan terhadap beban kendaraan yang melintas, untuk kemudian diproses menjadi besaran beban kendaraan berikut besaran lain sebagaimana data keluaran WIM, seperti kecepatan kendaraan, kelas kendaraan, beban gandar, dan lain seba...